Saturday, 19 May 2012

Akhirnya Ilmuwan Taiwan lah yang Berhasil Menjawab Teka Teki Ikan Hiu Yang Memancarkan Cahaya

 Penangkapan hiu dogfish (Squalus acanthias) di lepas pantai Taiwan menuntun kepada temuan baru. Hiu pigmi seukuran telapak tangan manusia ini telah membantu para ilmuwan memahami asal-usul spesies hiu berpendar.

Sejumlah spesies hiu yang tinggal di laut dalam diketahui bisa memancarkan cahaya (bioluminescence). Mereka memiliki organ khusus di samping-bawah tubuhnya yang bisa berpendar.
Sebuah penelitian terbaru tentang hiu pigmi menunjukkan kemampuan hiu laut dalam mengendalikan pendaran cahaya berawal dari evolusi nenek moyang hiu laut dangkal. Hiu pigmi adalah jenis hiu yang hidup di habitat laut dangkal.

“Bioluminescence tetap menjadi hal paling misterius dalam biologi ikan hiu,” kata Julien Claes dari Catholic University of Louvain di Belgia, yang memimpin penelitian. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Experimental Biology.

Menurut Claes, saat ini ada lebih dari 10 persen spesies hiu yang mampu memancarkan cahaya. Para ilmuwan menyebut cahaya ini sebagai “kontra-pencahayaan” dalam misi kamuflase. Sebab, tanpa cahaya itu, mangsa yang berada di bawah justru dengan mudah melihat tubuh hiu yang tampak seperti siluet karena terpaan cahaya matahari dari langit.

Penelitian sebelumnya menunjukkan hiu lentera menggunakan kemampuannya berpendar untuk berkomunikasi. Dinamakan hiu lentera karena pendaran cahaya pada hiu ini mirip pada lampu tradisional masyarakat Cina.

Dengan memproduksi hormon prolaktin, hiu dapat menunjukkan semburan cahaya biru. Cahaya itu mereka gunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dalam air gelap yang minim petunjuk visual.
Rating: 4.5

No comments:

Post a Comment