Sunday, 1 July 2012

Kampung Terunik Di Dunia

detail berita
Bagai berada dalam galeri seni terluas, Anda bisa melihat banyak lukisan yang terpampang di sepanjang tembok desa di sudut Kota Taichung, Taiwan. Warna-warni yang digunakan pada lukisan membuat desa ini disebut Rainbow Village.

Bertambah lagi satu atraksi wisata untuk para turis yang berkunjung ke Taiwan. Rainbow Village, dialah nama sang penarik wisatawan itu. Berada di sudut Kota Taichung, desa kecil ini terlihat begitu ceria dengan sentuhan seni yang diperlihatkan.

Sesuai namanya, desa ini memang penuh dengan warna-warni lukisan yang hampir bisa ditemukan, di seluruh sudut desa. Tidak hanya lukisan pemandangan, lukisan abstrak hingga makhluk hidup bisa Anda lihat di sini.



Eits, tidak sampai di situ, penduduk Rainbow Village tidak hanya melukis di setiap dinding desa, tapi juga jalanan. Tidak percaya? Cobalah tengok ke bawah, Anda bisa melihat ada lukisan yang tak kalah banyaknya dan indahnya dengan yang ada di tembok.



Memasuki Rainbow Village, seolah membawa Anda ke dalam galeri seni terbuka dan paling besar. Betapa tidak, lukisan yang ada di desa ini tidak hanya bisa Anda lihat di satu sisi saja, tetapi juga seluruh sisi desa.



Bagaikan melihat banyak kupu-kupu yang berterbangan, Anda bisa melihat banyak kupu-kupu di hampir setiap tembok desa. Kesimpulannya satu, Rainbow Village memang begitu cantik!
Pada awalnya, Rainbow Village di Taichung hanyalah sebuah desa biasa, dan menjadi lokasi pemukiman para veteran tentara Taiwan. Tidak ada keistimewaan yang dimiliki desa ini, hingga perubahan itu muncul sekitar 2 tahun lalu.

Adalah Huang Yung-Fu, veteran tentara Taiwan yang berumur 86 tahun yang menyulap desa ini menjadi indah, seperti yang ditulis situs Oddity Central, Senin (2/7/2012). Dengan jiwa seni yang begitu tinggi, ia mulai melukis seluruh sudut kota menggunakan sisa peralatan seninya sewaktu kecil.

Perlahan tapi pasti, lukisan yang dibuatnya mulai memenuhi seluruh desa. Suatu perubahan pada desa pun terjadi. Banyak wisatawan yang datang hanya untuk melihat keindahan lukisan buatannya ini.



Lukisan yang pada awalnya dibuat hanya untuk membunuh waktu, kini justru menjadi daya tarik lebih Kota Taichung. Tak hanya turis lokal, turis mancanegara pun mulai mengincarnya, terutama para penikmat seni.Rating: 4.5

No comments:

Post a Comment